HARU る : 春 (名)

  1. 【=musim {semi|bunga}】musim yg datang stlh musim dingin di antara 4 musim dlm setahun.
    (MIS)
    • (はる)()
      〔datang musim semi〕
    • (はる)になると(あたた)かくなる
      〔kalau tiba musim semi, udara akan menjadi hangat〕
    • -さき(春先)
      〔awal musim {bunga|semi}〕
    • -もの(春物)
      〔pakaian musim semi(pakaian yg dipakai pd musim semi)〕
    • -やすみ(春休み)
      〔liburan musim semi(liburan akhir tahun pelajaran sekolah. pd umumnya mulai dr pertengahan bulan Maret sampai awal bulan April)〕
    (KL)
    • き()
      〔musim {gugur|rontok}〕
    • ()
      〔musim dingin〕
    • ()
      〔musim panas〕
    (FA)
    [CATATAN]
    Pada umumnya, musim semi di Jepang jatuh pd sekitar bulan Maret-April. Pada bulan Mei, suhu udara di daerah Jepang bagian tengah sudah mulai cukup tinggi. Karena tingginya suhu pd waktu itu, maka lazim disebut <しょか(初夏)〔awal musim panas〕>. Pd waktu <はる> bunga-bunga mulai mekar dan musim dimana tunas-tunas daun mulai bermunculan tumbuh. Tahun pembukuan badan-badan pemerintah dan badan-badan yg lain, pd umumnya {berakhir|ditutup} pd akhir bulan Maret. Karena tanggal 1 April adalah tahun pembukuan yg baru, maka bulan Maret, merupakan musim upacara tamat sekolah, dan pd bulan April mulai tahun ajaran baru. Oleh karena hal-hal tsb, maka <はる> disebut musim dimulainya hal-hal yg baru dng disertai perasaan yg segar dan cerah.
  2. 《ungkapan yg bergaya kuno dan sastra》 【=tahun baru】
    (MIS)
    • つ-はる(初春)
      〔tahun baru(digunakan dlm kartu tahun baru dsb)〕
    (SIN)
    • んしゅん(新春)
      〔ragam tulisan〕
    • しょうがつ(正月)
      〔bulan Januari; perayaan-perayaan tahun baru〕
    • んねん(新年)
      《netral》 awal tahun.〕
  3. masa yg paling {jaya|megah} bagi s.s.o. atau; masa {muda|remaja}.
    (MIS)
    • ()()(はる)
      〔masa yg paling dibanggakan dlm kehidupan diri sendiri(masa yg dibanggakan karena segala s.s.t. yg diinginkan dpt betul-betul terlaksana)〕
    (SIN)
    • いしゅん(青春)
      〔masa {muda|remaja}.〕
  4. 《bergaya kuno dan sastra》 hawa nafsu berahi manusia.
    (MIS)
    • (はる)目覚(めざ)める
      〔merasakan masa akilbalig(secara badaniah menjadi masak dan menyadari desiran jiwa sex)〕